oke. dia akhirnya nyanyi buat gue haha
sumpah seneng banget. lagunya Mayday Parade - I Swear This Time I Mean It
suaranya bagus, keyeeen abisss !! romantis lagunyaaaa :)
'Oh Florida, please be still tonight
Don't disturb this love of mine
Look how she's so serene
You've gotta help me out
And count the stars to form in lines
And find the words we'll sing in time
I want to keep her dreaming
It's my one wish, I won't forget this
I'm outdated, overrated
Morning seems so far way
So I'll sing a melody
And hope to God she's listening
Sleeping softly while I sing
And I'll be your memories
Your lullaby for all the times
Hoping that my voice could get it right
If luck is on my side tonight
My clumsy tongue will make it right
And wrists that touch
It isn't much, but it's enough
To form imaginary lines
Forget your scars, we'll forget mine
The hours change so fast
Oh God, please make this last
'Cause I'm outdated, overrated
Morning seems so far way
So I'll sing a melody
And hope to God she's listening
Sleeping softly while I sing
And I'll be your memories
Your lullaby for all the times
Hoping that my voice could get it right
Could get it right
You could crush me
Please don't crush me
'Cause baby I'm a dreamer for sure
And I won't let you down
I swear this time I mean it
And I'll sing a melody
And hope to God she's listening
Sleeping softly while I sing
And I'll be your memories
Your lullaby for all the times
Hoping that my voice could get it right'
welcome~
welcome to my private blog..
Jumat, 28 Desember 2012
Kamis, 27 Desember 2012
Selasa, 04 Desember 2012
dahsyat!
Ref No. 0074/PU-Admission/XI/2012 Kota Jababeka, 08 November 2012
Name : Upik Faraini
Major : Communication - Public Relations
School : SMA IT Assyifa Subang
Application No: C994940
Dengan Hormat, Upik Faraini,
Berkenaan dengan hasil Ujian Saringan Masuk President University yang telah dilaksanakan tanggal 04 November 2012 di Bekasi
(Cikarang/Jababeka), kami Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) menyampaikan bahwa Anda dinyatakan lulus seleksi sebagai calon mahasiswa
President University Tahun Akademik 2013/2014, Kategori 2 dan berhak mendapatkan beasiswa dari PT Jababeka, Tbk dengan skema beasiswa sebagai
berikut:
Biaya kuliah sampai selesai : Rp. 250.000.000,-
Besarnya Beasiswa : Rp. 170.000.000,-
Jumlah yang harus dibayar : Rp. 80.000.000.-
Cara pembayaran : Rp. 8.000.000,- (per semester selama sepuluh semester)
Dalam rangka persiapan sebelum masuk perkuliahan, Anda wajib mengikuti Program Pra Perkuliahan Bahasa Inggris dan Matematika Bisnis
yang akan dimulai pada bulan Agustus 2013. Adapun biaya Pra Perkuliahan ini sebesar Rp. 4.000.000.-
Selamat atas keberhasilan Anda dan selamat bergabung di President University. Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi Marketing
Departement, Telp: (021) 8910 9762/63 Ext. 112/113/114 (Bp. Paulus dan Bp. Tama) atau Finance Department di 120 (Bp. Whereson).
Name : Upik Faraini
Major : Communication - Public Relations
School : SMA IT Assyifa Subang
Application No: C994940
Dengan Hormat, Upik Faraini,
Berkenaan dengan hasil Ujian Saringan Masuk President University yang telah dilaksanakan tanggal 04 November 2012 di Bekasi
(Cikarang/Jababeka), kami Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) menyampaikan bahwa Anda dinyatakan lulus seleksi sebagai calon mahasiswa
President University Tahun Akademik 2013/2014, Kategori 2 dan berhak mendapatkan beasiswa dari PT Jababeka, Tbk dengan skema beasiswa sebagai
berikut:
Biaya kuliah sampai selesai : Rp. 250.000.000,-
Besarnya Beasiswa : Rp. 170.000.000,-
Jumlah yang harus dibayar : Rp. 80.000.000.-
Cara pembayaran : Rp. 8.000.000,- (per semester selama sepuluh semester)
Dalam rangka persiapan sebelum masuk perkuliahan, Anda wajib mengikuti Program Pra Perkuliahan Bahasa Inggris dan Matematika Bisnis
yang akan dimulai pada bulan Agustus 2013. Adapun biaya Pra Perkuliahan ini sebesar Rp. 4.000.000.-
Selamat atas keberhasilan Anda dan selamat bergabung di President University. Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi Marketing
Departement, Telp: (021) 8910 9762/63 Ext. 112/113/114 (Bp. Paulus dan Bp. Tama) atau Finance Department di 120 (Bp. Whereson).
Senin, 03 Desember 2012
Cerita ini berawal pada tanggal 27 January 2012, hari
Jum’at. Ketika aku berpikir dan mulai bergerak bahwa aku harus lebih giat untuk
mengejar masa depanku. Ketika asa itu menjadi kekuatanku untuk membuktikan pada
orangtuaku bahwa aku bisa menjadi sukses bahkan lebih lagi dari mereka.
-ooOOoo-
Sore itu, aku sedang menjenguk temanku yang sedang sakit
dikamar atas. Aku menguatkannya dan memberikannya semangat bahwa ia akan segera
sehat. Sekitar 1jam aku berada dikamarnya, menungguinya. Isya menjelang, saatnya
untuk pergi ke masjid shalat berjamaah. Entah, saat itu aku sedang tidak ingin
ke masjid. Aku masih ingin terus berkumpul dengan teman-temanku sambil
menunggui yang sakit.
Setengah jam berlalu, aku pun kembali kekamar untuk
melaksanakan shalat. Aku pun mengambil wudhu. Aku mulai shalat, khusyu. Tepat
pada rakaat ketiga, aku merasa pusing, mual dan sebagainya. Aku tetap berusaha
untuk merampungkan shalatku terlebih dahulu. Dengan susah payah aku pun terus
melanjutkan shalat. Setelah salam, aku langsung terkapar. Rasanya berat sekali,
bahkan hanya untuk memanggil temanku.
Salah satu temanku ada yang menyadari bahwa ada yang tidak
beres denganku. Teman-temanku kamarku pun langsung menanyai apa yang terjadi
denganku. Aku sendiri bingung dan bertanyatanya apa yang sebenarnya terjadi,
mengapa begitu mendadak. Aku seperti
takut pada sesuatu yang akupun tidak tahu itu apa. Aku seperti merasakan bahwa
aku kehilangan sesuatu yang teramat sangat berharga.
Teman teman langsung memanggil bunda ke kamarku. Aku diberi
minum dan makan. Bunda dan teman-temanku selalu menungguiku hingga aku
tertidur.
-ooOOoo-
Belaian itu membangunkanku, entah jam berapa. Tetapi saat
itu gelap dan teman- teman tertidur lelap. Aku bingung mengapa ada uwa aku
disini. Ketakutan langsung menyergapku, khwatir sesuatu yang buruk terjadi.
Bunda mengatakan bahwa uwa aku akan membawaku pulang, untuk
dibawa ke dokter. Padahal aku merasa bahwa aku tidak perlu dibawa kedokter.
Tetapi uwa tetap tidak mau pergi jika aku tidak ikut bersamanya. akhirnya aku pun
menurut dengan membawa barang seperlunya. Salah satu temanku bangun,
memberikanku semangat.
Diperjalanan, aku tidak bisa tidur meskipun uwa menyuruhku
tidur. Aku merasa waswas, takut, gelisah dan khwatir. Aku seperti ingin
menangis, menangis sejadinya.
Sekitar perumahanku, aku melihat diteras rumahku ramai oleh
orang. Aku semakin takut, entah apa yang terjadi. Setelah keluar darui pintu
mobil, aku langsung berteriak histeris, menangis dan meraung. Tubuhku lemah,
aku seperti tidak bisa berpijak lagi. Rasanya seperti, entahlah aku tidak bisa
mengutarakannya. Semua yang ada disitu langsung membopongku, membawa aku
kedalam rumah.
Aku seperti merasakan kiamat sedang terjadi pada keluargaku.
Mamahku menguatkan aku, meskipun aku tahu bahwa beliaupun pasti sama sepertiku.
Aku ingin marah, tapi haru kepadaku siapa ? aku ingin ada yang bertanggung
jawab atas ini semua, tapi siapa ? siapa yang bisa mengulang waktu, hah ?
Papaku terbaring kaku diruang tengah rumahku. Aku ingin
memeluknya, meyakinkan bahwa pasti Papa akan bangun lagi. Aku yakin itu!
Orang orang berdatangan kerumahku, menyemangamati orang
orang yang ditinggalkannya. Jam-jam berlalu seperti tiada ampun. Kakak-kakakku
pun berdatangan, menangis dan histeris, sama sepertiku tadi. Saatnya pemakaman,
kakakku melarangku untuk ikut. Tapi aku teteap memaksa, aku ingin melihat Papa
untuk yang terkhir kali. Meskipun aku tahu aku tidak akan kuat untuk
melaluinya.
-ooOOoo-
Berminggu-minggu aku dirumah. Selalu menguatkan diriku
sendiri bahwa ini semua pasti ada hikmahnya, bahwa ini semua pasti terbaik
untukku dan keluargaku.
Dan, aku sadar bahwa Allah pasti akan memudahkan segala urusan kalau
aku bersabar dan bersyukur. Allah tidak pernah meninggalkanku, bahkan Allah
selalu menuntunku untuk meraih cintaNya. Allah always stay by my side.
Cerita ini belum berakhir, karena aku akan terus berusaha
untuk meraih masa depanku yang cemerlang. Dan membanggakan Mama dan almarhum
Papaku.
Selasa, 13 November 2012
hmmm..
pengen cepet cepet kuliah..
oke, gue udah diterima di Pres Univ fakultas Komunikasi jurusan Public Relation, Alhamdulillah dapet beasiswa 2 ^_^
tinggal nunggu Agustus 2013
iiihh,, aku kangen banget sama Mr. August 19 ~,~
oke, gue udah diterima di Pres Univ fakultas Komunikasi jurusan Public Relation, Alhamdulillah dapet beasiswa 2 ^_^
tinggal nunggu Agustus 2013
iiihh,, aku kangen banget sama Mr. August 19 ~,~
Senin, 04 Juni 2012
my destiny ??!!
sumpah ! ini semua jauh banget dari bayangan gue !
kenapa mesti ada orang itu yang sekamar sama gue ??!!
entah kenapa, gue seolah gamau percaya pada apapun dan siapapun lagi!
kenapa mesti ada orang itu yang sekamar sama gue ??!!
entah kenapa, gue seolah gamau percaya pada apapun dan siapapun lagi!
Sabtu, 02 Juni 2012
rainy
Hujan. Deras.
Aku memperhatikan anugerah Yang Maha Kuasa ini.
Aku menyukai hujan. Karena hujan dapat mengingatkanku pada
banyak hal.
Aku teringat pada kenangan indah aku bersama Papa ketika
kami mencoba menerobos hujan yang begitu deras pada sore hari.
Aku memeluk erat Papa erat dari belakang, seeolah aku takut
aku akan kehilangan lelaki paling hebat ini.
Sungguh, kenangan yang teramat sulit untuk dilupakan maupun
terlupakan.
Saat ini, entah. Aku ingin melakukan sesuatu. Tetapi aku
tidak tahu sesuatu apakah itu ?
Mungkin, aku menginginkan Papa ? ataukah aku merindukan
sesosok ayah yang selalu ada ?
Jujur saja, aku merindukan keluarga yang utuh. Ayah, ibu,
dan anak – anak.
Meskipun begitu, aku sangat bahwa Allah telah menempatkan
Papa ditempat yang sangat mulia.
Karna Papa akan selalu hidup dalam hatiku.
Rabu, 30 Mei 2012
'bout Dad
Daddy, you didn't tell me what life is it. but, you lived, and let me watch you for do it.
Sebentuk hatiku
Papa. Aku sangat
mencintainya. Terlalu mencintainya!
Aku rela
menukarkan apa saja yang kumiliki demi melihat tawa bahagianya.
Dan aku pun rela
jika harus kehilangan nyawaku asalkan papa dapat selalu tersenyum.
Andai saja waktu
dapat kuulang. Aku ingin memperbaiki segala kesalahanku padanya.
Memijatnya ketika letih, membuatkan teh untuknya di pagi hari, serta berbagi bersama
diruang keluarga saat malam datang.
Papa. Sesosok ayah yang sangat kuhormati kini telah tiada.
Pergi. Jauh. Bahkan sangat jauh untuk ku jangkau.
Awalnya aku berpikir, ‘ mengapa Tuhan tidak adil? Aku sangat
menyayanginya. Aku sangat mencintainya. Mengapa Tuhan tega memisahkan aku
dengannya? Tak tahukah betapa aku hampa tanpanya?? Tuhan tega sekali! ‘
Tetapi akhirnya aku mengerti. Allah Maha Segalanya. Selalu
ada hikmah dalam setiap kejadian.
Meskipun raga papa sudah tak dapat lagi kurengkuh, tetapi
dia akan selalu hidup dihatiku. Selamanya!
Papa. Maaf jika aku belum menjadi seperti yang kau inginkan.
Sekarang, aku akan lebih berusaha menjadi apa yang kau cita citakan dulu ketika
aku masih kanak.
Papa.. terimakasih telah mengajarkanku banyak hal berharga
dalam menjalani peranku sebagai anak. Aku kini sudah menjadi remaja yang
sebentar lagi menjadi seorang mahasiswa sebuah PTN ternama. Aku bukanlah gadis
kecil lagi yang memintamu menggendongku agar aku bangun dipagi hari. Kini aku
bukanlah gadis kecil lagi yang selalu ngambek jika kau tidak memenuhi
pemintaanku.
Pah,, tahukah kau? Aku sangat merindukanmu! Merindukan
suaramu. Merindukan belaian kasih sayangmu. Merindukan canda dan tangismu. Aku
merindukan segalanya darimu. Sungguh!
Dulu aku adalah gadis kecil yang sering kau manja, dan kau
adalah malaikat penjagaku yang selalu ada saat tawa dan tangis ku. Engkau
selalu membanggakanku dihadapan orang banyak meskipun kadang aku tidak
mendengarkan nasihat – nasihatmu. Kini aku sadar, semua nasihatmu adalah benar.
Maaf Pah aku baru menyadarinya sekarang.
Allah,, tolong sampaikan sejuta alamku untuk papah. Aku tau Papah orang yang teramat sangat baik.
Tolong jaga Papa ya Allah.. tolong pertemukanlah kembali aku dengan Papah di
syurga nanti yaaa…
Terima kasih ya Allah atas segala nikmat yang telah Kau
beri… ^-^
Langganan:
Komentar (Atom)
