Hujan. Deras.
Aku memperhatikan anugerah Yang Maha Kuasa ini.
Aku menyukai hujan. Karena hujan dapat mengingatkanku pada
banyak hal.
Aku teringat pada kenangan indah aku bersama Papa ketika
kami mencoba menerobos hujan yang begitu deras pada sore hari.
Aku memeluk erat Papa erat dari belakang, seeolah aku takut
aku akan kehilangan lelaki paling hebat ini.
Sungguh, kenangan yang teramat sulit untuk dilupakan maupun
terlupakan.
Saat ini, entah. Aku ingin melakukan sesuatu. Tetapi aku
tidak tahu sesuatu apakah itu ?
Mungkin, aku menginginkan Papa ? ataukah aku merindukan
sesosok ayah yang selalu ada ?
Jujur saja, aku merindukan keluarga yang utuh. Ayah, ibu,
dan anak – anak.
Meskipun begitu, aku sangat bahwa Allah telah menempatkan
Papa ditempat yang sangat mulia.
Karna Papa akan selalu hidup dalam hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar